Sukses

Mahakarya Lampu dari Eropa Kini Hadir di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Bukan hanya keindahan secara fungsional, lampu-lampu yang dibuat dengan tangan ini juga memberikan kesan alami dalam ruangan Anda, sehingga layak disebut sebagai sebuah seni. Datang jauh dari Portugal, Serip, lampu organik yang sudah berdiri sejak tahun 1961 ini membuka toko pertamanya di Indonesia di Jakarta Design Center.

"Kami terkejut dengan respons pasar di Indonesia yang sangat baik. Bahkan kami menunda hingga 3 kali grand opening karena stok barang hingga display semua sudah terjual,” ungkap Martin Lim Direktur PT Serip Amadora Indonesia yang menjadi perwakilan langsung dari Serip di Lisbon, Portugal.

Mengangkat tema “Transforming Nature into Lights”, Serip menampilkan lampu dengan kualitas Eropa yang dibuat dengan keterampilan tangan tinggi. Tradisi yang telah berjalan tahunan ini membuat Serip memiliki nilai estetika dan kemewahan pada setiap produknya yang langsung dibawa dari Portugal.

Serip, produsen lampu asal Portugal membuka toko pertamanya di Indonesia, Rabu (23/11/2016)

"Kami menciptakan bukan hanya lampu, namun sebuah karya seni yang terinspirasi dari alam. Bahkan dalam produksinya, kami benar-benar mengambil sampel dari alam sehingga hasilnya benar-benar sempurna” ungkap Miguel Angelodesigner dari Serip Portugal.

Proses dalam pembuatan lampu ini cukup panjang, mulai dari mengamalkan “Organic Lighting” sebagai patokannya, sehingga seluruh koleksi yang dikeluarkan bertemakan alam. Setelah seluruh contoh dikumpulkan, barulah ranting kayu, dedaunan, buah-buahan hingga kerang di cetak dengan proses sand casting yang spesifik dan menggunakan tangan.

Kaca yang menjadi sebuah bagian seni dari lampu Serip juga diciptakan secara manual dengan proses blown glass. Proses ini membutuhkan keuletan dan kreativitas tinggi untuk mencapai kualitas yang diinginkan dan menonjolkan sisi alam yang kuat.

Serip, produsen lampu asal Portugal membuka toko pertamanya di Indonesia, Rabu (23/11/2016)

“Kami ingin memberikan kejutan bagi masyarakat. Dalam prosesnya, kami membuat karya seni terlebih dahulu, barulah kami menyusun lampu-lampunya sehingga dapat memperkuat unsur seni yang sudah ada sebelumnya,” lanjut Miguel.

Dengan produk yang memiliki standar, cara produksi, dan seni ala Eropa, Serip menampilkan sejumlah produk unggulan di Jakarta Design Centre. Mulai dari chandelier, lampu dinding, lampu ruang makan, dan lainnya. Bahkan untuk tahun 2016, Serip mengeluarkan koleksi Black and White yang terinspirasi dari filosofi kuno “yin dan yang”. Koleksi ini menonjolkan berbagai produk spesifik seperti Nenufar, Aqua, dan Bijout.

Lampu dari Serip juga telah sesuai dengan smart system yang ada di dunia sehingga bisa digunakan di mana saja. Konsumen juga bebas melakukan full customization agar sesuai dengan keinginan sang empunya rumah. Dengan demikian bukan saja indah, lampu dari Serip juga merupakan milik Anda, satu-satunya di dunia. 

Artikel Selanjutnya
Kolaborasi Pembatik Lokal dan Italia di Banyuwangi Batik Festival
Artikel Selanjutnya
Mhya Johannes Bawa Tari Kecak dalam Workshop Sutradara Pertunjukan di New York