Sukses

Hati-Hati, 5 Karakter Ini Bisa Menghambat Karier Anda

Liputan6.com, Jakarta Apakah Anda termasuk jenis tipe orang yang gampang terpengaruh oleh mood? Atau Anda tipe orang yang sulit bekerja sama dengan rekan kerja di kantor? Ini dia beberapa karakter yang bisa menghambat karier, seperti yang dilansir dari Legacy Bowes.com pada Selasa (8/11/2016).

1. Individualis

Tidak mau membagi beban pekerjaan yang menumpuk di meja dan berpikir bisa menyelesaikan segala sesuatunya sendirian. Pada tingkat yang ekstrem ia dapat tampil sebagai seorang egois yang hanya memikirkan kepentingannya sendiri. Si individualis biasanya lebih senang bekerja sendiri dibandingkan bekerja dalam kelompok. Konflik biasanya terjadi pada saat si individualis bekerja dalam kelompok karena ia mempunyai kecenderungan untuk melakukan sesuatu dengan caranya sendiri, yang mungkin berbeda dengan cara yang dilakukan orang lain.Tipe ini bisa berpengaruh buruk bagi karyawan lain, mereka akan merasa tidak dihargai karena tidak adanya pembagian tanggung jawab secara adil, akibatnya, bisa jadi rekan-rekan di kantor akan mengucilkan si individualis ini.

2. Moody

Kurang bisa memilah antara masalah pekerjaan dengan masalah pribadi. Sering,masalah pribadi yang ia alami terbawa ke kantor dan mempengaruhi hasil pekerjaannya. Biasanya karyawan yang moody juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan di sekitarnya. Betapa tidak, kalau si moody sedang berada pada suasana hati yang negatif, ia bisa saja tiba-tiba menampilkan raut wajah cemberut atau mengucapkan kata-kata dengan intonasi tinggi yang dapat disalahartikan oleh rekan kerjanya. Selain itu, pada saat suasana hati sedang tidak enak, biasanya konsentrasi dalam bekerja juga menurun, akibatnya kecenderungan untuk melakukan kesalahan akan lebih tinggi. Hal ini juga dapat memicu konflik, terutama jika si moody terlibat dalam tim atau sebuah rantai kerja dimana hasil kerjanya akan mempengaruhi pekerjaan rekan lainnya.

3. Heroik

Tidak mau menyadari batas kemampuannya. Ia merasa bisa menyelesaikan beban pekerjaan yang banyak tanpa perlu meminta batuan dari orang lain. Bagus, sih,tapi juga bisa merugikan, ketika ia diberi beban pekerjaan dua atau tiga sekaligus, tapi semuanya terbengkalai.

4. Penuntut

Menuntut banyak dari perusahaan dan hobi mengeluh, tanpa menyadari posisi dan kontribusi yang telah diberikan pada perusahaan. Akan lebih baik kalau kita bisa menunjukkan performa kerja terlebih dulu.

5. Lembek

Maksudnya lamban dan kurang bersemangat dalam bekerja. Biasanya mereka ogah-ogahan berangkat ke kantor, selalu terlambat datang dan pulang lebih cepat, lamban dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan, dan suka menunda-nunda pekerjaan sampai menumpuk. Padahal, bekerja dengan giat dan bersemangat adalah salah satu dasar dari profesionalisme.

Artikel Selanjutnya
6 Hal Ini yang Membuat Anda Masih Single
Artikel Selanjutnya
Benci dengan Pekerjaan, Tapi Kenapa Anda Ogah Resign?