Sukses

6 Hal yang Paling Sering Memicu Perselingkuhan

Liputan6.com, Jakarta Selingkuh bisa saja terjadi bahkan di hubungan yang bahagia pun. Bagi orang yang diselingkuhi, tentu akan sangat menyakitkan mengetahui pasangannya berpaling ke orang lain.

Memang, ada berbagai macam masalah dalam sebuah hubungan yang mungkin memicu perselingkuhan. Namun, ada pula hal-hal yang sering menjadi alasan berselingkuh.

Dilansir dari Huffington Post, Jumat (7/10/2016), berikut alasan yang paling mungkin seseorang berselingkuh.

1. Perasaan tidak aman
Tidak setia terjadi justru karena perasaan tidak aman dari diri mereka sendiri. Rendahnya rasa percaya diri, depresi, dan lari dari masalah adalah permasalahan dalam diri seseorang yang menjadi alasan mereka berselingkuh.

2. Takut berkomitmen
Bagi sebagian orang, berkomitmen terhadap seseorang membuat hidup mereka tidak sesuai dengan ekspektasi tertentu. Misalnya, tidak bisa bersenang-senang lagi, sehingga mereka cenderung untuk berselingkuh.

3. Perasaan terabaikan
Ada seseorang yang sangat haus perhatian. Jika mereka tidak mendapatkan itu dari pasangannya, mereka pun cenderung untuk berpaling.

4. Kebutuhannya tidak tercukupi
Kebutuhan seseorang memang berbeda-beda, tetapi tentu mereka menginginkan hal itu dipenuhi oleh pasangannya. Kebutuhan pun bisa berubah seiring waktu. Jika hal itu tidak lagi dapat dipenuhi oleh pasangannya, seseorang bisa saja mencari orang lain untuk memenuhinya.

5. Senang mengejar
Ada kalanya, hubungan yang terjalin lama tidak lagi menantang bagi seseorang. Mereka tidak lagi harus mengejar untuk mendapatkan hati pasangannya. Ini akhirnya membuat orang berpaling karena mereka senang mengejar.

6. Cinta pasangan telah mati
Cinta bukan hanya perasaan, tetapi juga sikap yang diwujudkan sehari-hari. Ketika perasaan mungkin sudah menghilang, tetapi jika sudah berkomitmen, seseorang akan mewujudkannya dengan sikap. Namun, jika sikap pun tidak terlihat maka cinta mungkin sudah mati. Pasangannya pun cenderung untuk berselingkuh.