Sukses

7 Istilah Terkini dalam Travel

Liputan6.com, Jakarta Di tengah meningkatnya kebutuhan manusia akan hiburan dan liburan, kegiatan travel menjadi semakin populer di kalangan anak muda dan kaum urban. Namun, padatnya rutinitas membuat kegiatan traveling seolah menjadi sesuatu yang mustahil untuk dilakukan.

Hal tersebut ternyata dilirik oleh berbagai pihak sebagai sebuah peluang emas untuk memudahkan orang-orang yang ingin travel, tapi tidak bikin repot. Kegiatan ini pun bisa dikatakan sebagai travel modern dengan ciri beragam fasilitas yang memanjakan para pelakunya.

Seperti dilansir dari Huffingtonpost.com pada Rabu (20/1), Liputan6.com merangkum beberapa istilah dalam travel modern yang patut Anda ketahui.

1. Couchsurfing 
Istilah umum ini menggambarkan sebuah kegiatan saat Anda menumpang di tempat teman, atau orang lain yang berbeda-beda dalam rentang waktu tertentu. Kegiatan yang cukup terkenal di Australia ini bertujuan mengenalkan dan mempertemukan Anda pada perbedaan budaya.

2. Staycation 
Jenis liburan ini tidak membutuhkan banyak biaya dan tenaga karena area yang dijelajahi hanya di sekitar rumah Anda. Kegiatan ini mulai populer saat Krisis Keuangan Global pada 2007-2010. Biasanya liburan semacam ini dimulai dari membongkar halaman belakang rumah Anda sendiri.

3. Flashpacker 
Hampir serupa dengan naked traveler, tetapi punya perbedaan karena punya persiapan yang sedikit lebih matang. Jenis kegiatan ini membutuhkan sedikit biaya ekstra. Fungsi uang tersebut untuk membayar penerbangan ketimbang naik kereta, dan tidur di hotel ketimbang di asrama dengan tempat tidur yang berdempetan.

4. Mancation 
Liburan jenis ini hanya ditujukan untuk kaum laki-laki saja. Para wanita dilarang untuk turut serta dalam liburan tersebut. Kegiatan yang biasa dilakukan dalam liburan jenis ini, seperti memancing dengan tombak, bermain poker di Las Vegas, atau menonton pertandingan olahraga. Biasanya dalam liburan ini melibatkan banyak minuman alkohol.

5. Glamping 
Glamping merupakan kegiatan yang mirip seperti camping atau berkemah, tetapi menawarkan beragam fasilitas layaknya menginap di hotel. Kegiatan ini juga sudah mulai populer di Indonesia, seperti di Gunung Pancar, Bogor, dan Cikole, Lembang. Anda tidak perlu repot membawa beragam peralatan untuk melakukan kegiatan ini, cukup dengan membawa baju ganti dan makanan ringan.

6. Grey nomad 
Jenis traveling ini lebih menekankan pada kegiatan petualangan no maden yang biasanya menggunakan mobil van atau membawa tenda. Anda bisa tinggal dan tidur di mana saja, tidak terpaku pada satu tempat saja. Awalnya, kegiatan ini sering dilakukan di Australia dan Selandia Baru.

7. Solivagant 
Istilah ini serupa, seperti solo traveling. Seseorang akan pergi berlibur ke suatu tempat sendirian saja. Kegiatan ini mulai populer karena dinilai sebagai liburan yang tidak merepotkan.

 

Artikel Selanjutnya
Ribuan Tahun Hilang, Bahasa-Bahasa yang Punah Ditemukan Lagi
Artikel Selanjutnya
Red Hat Raih Penghargaan Perusahaan Terbaik di Singapura