Sukses

Mau Jualan? Yuk Intip Tren Baru dalam Berbisnis!

Liputan6.com, Jakarta Sering gak sih kamu bingung di mana lagi harus menyimpan pakaian karena lemari sudah penuh? Atau rak sepatu yang sepatunya sudah bertumpuk-tumpuk hingga merusak sepatu lainnya? Atau koleksi lipstikmu yang jarang dipakai hingga akhirnya expired?

Nah.. ini dia yang kini kerap jadi masalah semua orang. Tapi beberapa orang telah berhasil mengatasi masalah tersebut bahkan kini menjadi sebuah tren. Yap, jual beli barang bekas!

Jual beli barang bekas kini menjadi tren baru dalam berbisnis. Kamu pasti sering mendengar garage sale kan? Tapi, kerepotan gak sih mencari tempat untuk mengadakan garage sale-mu?

Nah ini dia yang lebih baru lagi yaitu jual-beli barang bekas online. Mulai dari pakaian, tas, sepatu, kosmetik, buku, koleksi, alat musik & olahraga, hingga perlengkapan bayi sebenarnya bisa kamu jual kembali.

Yuk baca tips berikut supaya barang bekasmu lekas terjual di pasar online.

 

Perhatikan kondisi barang
Pastikan barang yang ingin kamu jual masih layak untuk dipakai. Jangan sampai kamu menjual barang yang rusak. Walaupun judulnya barang bekas, kalau kondisinya sudah sangat buruk, kemungkinan besar calon pembeli anda beralih mencari barang yang lain. Hal terpenting jujurlah terhadap kondisi barang yang akan kamu jual, jika memiliki cacat, kamu harus menjelaskannya pada si calon pembeli.

Foto barangmu semenarik mungkin
Foto yang menarik akan sangat berpengaruh terhadap minat beli dalam belanja online. Jangan pernah untuk mengambil foto barang dari internet. Sertakan foto asli barang dengan beragam detail seperti, tampak depan, saat barang tersebut dipakai, bahkan lebih bagus lagi jika kamu menyertakan foto bagian barang cacat.

Dukung foto tersebut dengan deskripsi yang detail
Deskripsi produk yang jelas akan memudahkan calon pembeli menentukan keputusan pembelian dengan cepat. Dalam konteks berjualan barang bekas, pastikan kamu menulis alasan menjual, ukuran, bahan, alasan menjual, kondisi barang dalam presentase, dan merek di deskripsi barangmu.

Jangan asal memasang harga
Pastikan harga yang kamu pasang lebih rendah dari harga saat kamu membeli barang tersebut. Kecuali yang kamu jual adalah barang-barang antik yang memiliki nilai lain. Apalagi ini menjual barang bekas, harga yang ditentukan tidak bisa asal selayaknya kamu menjual barang baru.

Promosikan barang bekasmu
Sama seperti kebanyakan usaha lainnya, promosi adalah hal yang penting. Promosi secara offline dapat kamu lakukan dari mulut ke mulut. Namun, karena ini berjualan barang bekas secara online, maksimalkan promosi melalui media sosial, instant messaging, atau kini sudah banyak bermunculan website ataupun aplikasi untuk menjual barangmu secara online. Salah satunya ialah prelo.id yang menjamin transaksi jual beli barang online-mu yang lebih aman.


(Kleora.com)

Artikel Selanjutnya
Mau Langgeng? Jangan Pernah Ucapkan 6 Hal Ini pada Pasangan
Artikel Selanjutnya
Jangan Menyesal, Ini 20 Keuntungan Masih Single Saat Ini